Ads (728x90)

Forexmart


KERINCI – Tim pemenangan Zainal Abidin dan Arsal Apri pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kerinci mempersoalkan adanya pasangan calon yang mengerahkan massa dan kendaraan pada Deklarasi Kampanye Damai.
Meski sejumlah mobil tim pemenangan yang melebihi jumlah sempat dicopot atribut oleh KPU yang, namun saat konvoi digelar, mobil-mobil tersebut tetap masuk ke rangkaian konvoi dan menyalip mobil pasangan calon nomor urut 3.
Herizaldi, Sekretaris PKB Kerinci, mengatakan bahwa ini adalah prilaku tidak terpuji yang harusnya tidak terjadi.
Menurutnya, selaku salah satu parpol pengusung Zainal Abidin dan Arsal Apri, tim pemenangan nya telah menaati aturan sesuai yang disepekati bersama di KPU, namun tidak demikian dengan tim pemenangan paslon lainnya.
“Kita maunya tidak ada yang melanggar begini, hanya ada 6 mobil termasuk mobil bak terbuka, kita paslon nomor 3 ikuti itu, nah yang lain ternyata mengerahkan kendaraan sangat banyak, kita sangat kecewa, motor tidak boleh, motor juga dikerahkan tadi,” ujarnya.
Ia berharap, KPU dan Panwaslu untuk bertindak tegas dalam hal ini.
“KPU dan Panwaslu harus bertindak lah, ini tidak bisa ditolerir,” tegas Herizaldi.
Sekarang kata Herizaldi, masyarakat tinggal menilai, pasangan calon mana yang bisa mengikuti aturan.
“Silakan nilai lah oleh masyarakat, kita lebih memilih mentaati aturan dari pada mengerahkan massa yang melanggar dengan mengangkangi aturan,” ungkapnya.
Lebih parah lagi kata Heri, mobil tim pemenangan Calon bupati lain seenaknya menyalib kendaraan paslon nomor urut 3.
“Kan sudah diatur tadi waktu pelepasan, ternyata di jalan saat konvoi banyak mobil yang masuk ikut konvoi dengan atribut pasangan calon, ini tidak betul, nyalib mobil pasangan nomor urut 3 lagi,”katanya.
Sementara itu Suhardiman, anggota KPU Kerinci mengatakan, sesuai kesepakatan tim pemenangan hanya diperbolehkan membawa 5 mobil dan 1 mobil bak terbuka untuk deklarasi kampanye damai. (Mc24)


Posting Komentar