Ads (728x90)

Forexmart

Portal Jambi 09.22 A+ A- Print Email

Kerinci, PJ - Sabtu malam (25/10), bertempat di Masjid Nurul Hikmah desa Tambak tinggi, Kukerta STIA-NUSA kelompok X, tatap muka dan membahas beberapa program kerja Kukerta selama 2 bulan Kedepan.

Untuk suksesnya kegiatan Kukerta selama dua bulan, banyak masukan dan saran yang didapatkan dari Pemerintah desa, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Tambak tinggi.

Kepala desa Tambak tinggi, Edi Lahmi, dalam sambutan dan arahannya, mengharapkan Peserta Kukerta selain bisa berbaur dengan Masyarakat, hendaknya bisa menjadi Motor dan Fasilitator dalam pembangunan di desa yang dipimpinnya.

Disamping itu, dirinya juga mengharapkan, peran aktif Kukerta STIA dalam mebantu administrasi kegiatan-kegiatan di desa. "kami mengajak kelompok X, tetap membantu, baik itu administrasi maupun fasilitasi kegiatan, selama di Tambak tinggi," sebut Edi Lahmi.

Tidak jauh berbeda, Tokoh masyarakat Tambak tinggi, yang juga Dosen Senior STIA-NUSA, Nafritman, mengungkapkan, selain harus membaur dengan masyarakat. Dirinya, menyarankan, agar program kegiatan Kukerta Kelompok X tidak muluk-muluk. 

"biar sedikit programnya, namun hasilnya maksimal dan tepat sasaran, silakan saudara-saudara atur schedulenya," sebut Nafritman.

Sementara itu, Herman salah seorang tokoh pemuda setempat, menyarankan, agar program kerja tepat sasaran dan guna, dirinya berharap singkronisasi kegiatan dengan kebutuhan masyarakat.

"kalau bisa programnya menyesuaikan dengan kebutuhan, diantaranya memfasilitasi penyuluhan pertanian, disamping program pemberdayaan lainnya," singkatnya.

Selain itu, dari kalangan ibu-ibu juga mengusulkan adanya program kegiatan yang berkaitan dengan ibu-ibu. Diantaranya, program penyuluhan kesehatan dan senam kebugaran.

Untuk diketahui, kegiatan tatap muka dan silaturrahmi dihadiri kepala desa, ketua BPD, Toko masyatakat, Ketua Pemuda desa Tambak tinggi dan Sekungkung, Mejelis Ta'lim dan sejumlah pemuda, serta Dosen Pembimbing Lapangan (Supervisor) Nur Fitri. (hen)


Posting Komentar