mgi

Rabu, 01 Desember 2021

51 Terluka, Sopir Patah Kaki Tabrakan Mobil Lapas Perempuan dan Bus Trans Siginjai





 JAMBI - Mobil micro bus milik Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Jambi dengan nomor polisi B 7050 PPB, mengalami kecelakaan adu kambing dengan mobil Isuzu Micro Bus Trans Siginjai nomor polisi BH 7400 AU.

Akibat peristiwa yang terjadi di jalan lintas Timur Jambi – Merlung, Rt 07 Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan Kabupaten Muarojambi, Selasa (30/11/2021) sekitar pukul 09.00 WIB tersebut, 51 orang terluka.

Pantauan di lapangan, akibat kecelakaan ini, kedua kendaraan mini bus itu mengalami kerusakan cukup parah dibagian depan.

Saat kejadian, mobil micro bus milik Lapas Perempuan Kelas 2B Jambi yang dikemudikan KaKPL Yuli Wirdina membawa 12 orang pegawai, dengan identitas Eka Aprilia masdayanti, Ria Rachmawati, Endeska Restu Dela, Dian Mutiara, serta Andika Silvia.

Kemudian Yenny Septiana, Debora Sitompul, Ira Theresian, Handika, Dilla Sariputri, Novia Yolanda, serta Triana Agustin yang merupakan Kepala Lapas Perempuan Jambi.

Berdasarkan olah TKP pihak kepolisian Polres Muarojambi, mobil Trans Siginjai datang dari arah Jambi menuju Sengeti dengan kecepatan tinggi.

Di lokasi kejadian, mobil yang dikendarai Muhammad Rahim dengan membawa 37 penumpang tersebut bermaksud mendahului kendaraan lain didepannya.

Sementara dari arah Sengeti menuju arah Jambi datang mobil tahanan Lapas Perempuan. Karena jarak sudah dekat, bus Trans Siginjai menabrak bagian depan sebelah kanan mobil Lapas.

Saksi mata di lokasi kejadian, Jeki Sentoso (33) menyebutkan, bus Trans Siginjai membawa penumpang pegawai Pemkab Muarojambi dari arah Kota Jambi menuju Sengeti.



Sementara mobil tahanan Lapas Perempuan Jambi yang membawa beberapa pegawai dan Kalapasnya Triana Agustin dari arah Sengeti menuju Kota Jambi.

"Duo bus itu melaju dari arah berlawanan, saat di lokasi mobil Bus Trans Siginjai mau nyalip mobil di depannya, tiba-tiba dari berlawanan arah datang mobil lapas sehingga terjadi adu kambing. Mobil Lapas sempat terbalik di lokasi ini," kata Jeki.

Kapolres Muaro Jambi AKBP Yuyan Priatmaja melalui Kasat Lantas AKP Nafrizal mengatakan, akibat kecelakaan tersebut 51 orang terluka.

"Akibat kecelakaan itu, kerugian material sekitar Rp 20.000.000. Korban jiwa tidak ada, hanya luka ringan sebanyak 51 orang dan sebagian sudah dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi,’’ ujarnya.

Kakanwil Kemenkum HAM Jambi Jahari Sitepu mengatakan setelah mendapati informasi tersebut, pihaknya langsung menuju rumah sakit untuk mengetahui langsung kondisi Kalapas, KPLP, serta pegawai Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi yang di rawat di RS Raden Mattaher Jambi.

"Mereka ini mau ke Jambi belanja ATK keperluan Lapas Perempuan. Di dalam mobil ada Kalapas, KPLP lapas Kelas IIB Jambi serta karyawannya," kata Jahari Sitepu.

Ditegaskannya, saat kecelakaan tersebut tidak ada narapidana yang ikut, semua yang di dalam mobil adalah pegawai Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi.

"Tidak ada narapidana yang ikut, semua pegawai Lapas Perempuan yang ingin belanja ATK ke Kota Jambi," katanya.

Dari video yang beredar luas di media sosial, terlihat warga di lokasi kejadian langsung mengevakuasi penumpang mobil tahanan yang terguling di jalan.

Kanwil Kemenkum HAM Jambi menjelaskan, kecelakaan tersebut berawal saat mobil bus Trans Siginjai akan mendahului kendaraannya didepannya. Naasnya saat itu datang mobil milik Lapas Perempauan dari arah berlawanan. Kecelakaanpin tidak bisa dihindari.

"Dari keterangan pegawai yang sudah sehat, laju Bus Trans Siginjai dari arah berlawanan arahnya sangat berbeda. Jadi sopir mobil kita tidak bisa mengendalikan laju kendaraan, sehingga terjadi tabrakan, dan menyebabkan mobil kita terbalik," jelasnya.

Jahari mengatakan, di dalam mobil Lapas Perempuan itu berisi 13 orang, semuanya dalam keadaan sehat, hanya mengalami luka ringan tidak ada luka berat.

"Sebagian korban sudah pulang, KPLP kakinya juga sudah dirontgen bersama dengan Kalapas perempuan, jari tangan sebelah kanan nampaknya patah," katanya.

Yuli Wirdina, sopir mobil Lapas Perempuan kini sedang di rawat di ruang Pinang Masak kamar no 4 RSUD Raden Mattaher Jambi.

Menurut salah satu keluarganya, Yuli dirawat karena mengalami patah kaki kanan dan tangan kirinya, setelah sempat terjepit usai tabrakan. "Kakinyo patah sebelah kanan, tangan kiri jugo patah, tapi sudah diurut, itu bae yang keno," ujarnya.

Keluarga dekat Yuli ini juga menceritakan bagaimana Yuli menjadi pengemudi mobil tersebut.

Kata dia, mobil itu rencananya akan menuju ke Jambi kabarnyo ada pegawai yang sakit. Karena sopirnya tidak ada, Yuli yang mengantongi SIM kemudian mengemudikan bus milik Lapas itu. "Rencana mau ke Jambi, tapi ya itulah musibah tidak ada yang tahu," katanya singkat.

Aryadi salah seorang penumpang bus Trans Siginjai mengatakan, kejadian itu terjadi begitu cepat.

"Kejadiannya cepat sekali, kedua mobil ini sama-sama berusaha mendahului kendaraan di depannya, lalu bertabrakan sehingga mini bus milik Lapas Perempuan terguling," terangnya.

Akibatnya, sopir mini bus lapas Perempuan mengalami patah kakinya, dan sempat terjepit di dalam mobil, sementara penumpangnya mengalami luka-luka pada bagian kepala

"Sopir bus Trans Siginjai juga sempat terjepit dan penumpang bus Trans Siginjai juga banyak yang luka-luka dan patah tangan," katanya.


Sumber Metrojambi.com




Selasa, 30 November 2021

Tabrakan Antara Mobil Lapas dan Bus Transiginja, Sopir Mobil Lapas Sempat Terjepit di Setir


SENGETI - Mobil tahanan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Jambi dengan nomor polisi B 7050 PPB, mengalami kecelakaan adu kambing dengan bus Trans Siginjai BH 7400 AU.

Kecelakaan terjadi sekira pukul 09.45 WIB, Selasa (30/11), di Jalan Lintas Timur, RT 07 Desa Sekernan, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muarojambi.

Informasi yang diperoleh Metrojambi.com, akibat kecelakaan tersebut sopir kedua kendaraan dan juga sejumlah penumpang terluka dan harus mendapatkan perawatan.

Belum diketahui dengan pasti penyebab kecelakaan tersebut. Menurut warga di lokasi kejadian, saat itu mobil tahanan melaju dari Sengeti arah Jambi, dan bus Trans Siginjai dari arah sebaliknya.

Masih menurut informasi, pada saat kejadian mobil tahanan dikemudikan oleh KaKLP Yuli Wirdina, yang membawa beberapa pegawai serta Kepala Lapas Perempuan Jambi, Triana Agustin.

Yuli Wirdana juga sempat terjepit di balik setir mobil. Sopir bus Trans Siginjai juga terlihat mengalami luka dan dievaluasi oleh warga dan dibawa ke rumah sakit terdekat.

Sementara itu, belum diperoleh keterangan dari pihak kepolisian terkait kejadian tersebut.


Sumber Metrojambi.com

5 Tahun Penjara Tuntutan Jaksa Buat Mantan Kepala BPPRD Kota Jambi Subhi


JAMBI - Mantan Kepala BPPRD Kota Jambi, Subhi, dituntut Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi dengan pidana penjara selama 5 tahun. Tuntutan ini dibacakan dalam sidang, Senin (29/11).

Menurut jaksa, Subhi telah terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi pemotongan insentif pajak di BPPRD Kota Jambi tahun 2017, 2018, dan 2019.

Perbuatan terdakwa menurut jaksa diancam dengan pidana sebagaimana Pasal 12 huruf e UU RI nomor 31 tahun 1999, tentang Pemberant asanTindak Pidana Korupsi.

"Menuntut terdakwa Subhi dengan pidana penjara selama 5 tahun," kata jaksa Diyan Susanti membacakan tuntutannya dalam sidang dengan yang diketuai Yandri Roni.

Tidak hanya itu, Subhi juga dibebankan membayar denda sebesar Rp 200 juta. Jika tidak dibayar satu bulan setelah putusan tetap maka diganti dengan pidana kurungan selama 2 bulan penjara.

Sementara barang bukti berupa dokumen, sebagian tetap dalam lampiran perkara, dan sebagian dikembalikan ke BPPRD Kota Jambi. Sejumlah uang yang disita dari saksi dikembalikan ke saksi.

Kemudian surat tanah yang dijadikan agunan oleh Subhi dikembalikan kepada yang berhak melalui terdakwa Subhi.


Sumber Metrojambi.com

Senin, 29 November 2021

BNNP Jambi Tangkap 2 Pelaku Narkoba Dua Kilogram Sabu dan Ratusan Pil Ekstasi

  

JAMBI - Petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jambi menangkap dua pelaku tidak pidana narkoba jaringan lintas provinsi dengan barang bukti dua kilogram sabu dan ratusan pil ekstasi.

Kepala Bidang Pemberant
asan BNNP Jambi, Kombes Pol Guntur Ario Tejo melalui keterangan resminya yang diterima, Senin (29/11), mengatakan penangkapan dilakukan di Jalan Lintas Timur Sumatera, tepatnya di wilayah Suban, Tungkal Ulu, Kabupaten Tanjab Barat, Minggu (28/11).

"Petugas sempat menutup jalan dengan menggunakan mobil truk dan mengeluarkan belasan tembakan peringatan kepada pelaku karena mencoba melarikan diri dengan cara putar balik ke arah Riau," kata Guntur.

Kedua tersangka yang berhasil ditangkap tersebut adalah Beni Haryanto (kurir) dan bosnya bernama Jon Kuswadi alias Wadi (bandar/pemilik sabu dan ekstasi).

Guntur mengatakan penangkapan dilakukan di dua lokasi berbeda, setelah setelah petugas BNNP Jambi berjibaku melakukan pemantauan sejak Sabtu dan akhirnya pada Minggu malam berhasil menangkap kedua pelaku beserta barang bukti.

Di lokasi awal, tidak jauh dari Pos PJR Unit VI Ditlantas Polda Jambi, petugas terlebih dahulu menangkap tersangka Beni pada pukul 01.37 WIB. Saat itu, Beni bersama satu orang rekannya melaju dari arah Riau menuju Jambi dengan mengendarai mobil Pajero Sport.

Mendapat informasi, tim bergerak cepat. Laju kendaraan keduanya dihentikan dengan truk yang langsung diparkir melintang di badan jalan, tepat di depan Pos PJR, dan dibantu oleh satu Personel PJR Polda Jambi.


Melihat kondisi tersebut, Beni yang saat itu mengendarai mobil langsung memutar arah. Dengan kecepatan tinggi, kendaraannya langsung masuk ke kawasan perumahan warga. Namun, petugas yang saat itu sedang melakukan pengejaran langsung menghalangi laju kendaraan.

Beni berhasil dibekuk tanpa perlawanan berarti. Petugas langsung melakukan pengembangan dan diketahui pemilik dua kg sabu-sabu dan pil ekstasi tersebut sedang menunggu dan berada di sebuah 'base camp', di wilayah Merlung.

Tim kembali bergerak sekira 30 menit dari TKP dan berhasil menangkap Jon Kuswadi alias Wadi bersama empat orang lainnya, yang diduga sebagai anak buah dari Wadi.

Di lokasi petugas turut amankan sejumlah timbangan digital dan timbangan manual. Usai memeriksa seluruh isi Base Camp, petugas langsung membakar 'base camp' tersebut, yang diakui Wadi merupakan 'base camp' pribadinya.

"Kita amankan kurir dan bandar dua kg sabu-sabu dan ribuan pil ekstasi, dimana barang tersebut dijemput dari wilayah Pekanbaru," kata Guntur Aryo Tejo yang memimpin langsung operasi penangkapan itu.


Sumber Metrojambi.com

Nenek Nuraini Dibantai di Warung, Banyak Perhiasan Hilang Dirampok Sebelum Dibunuh



SENGETI  - Seorang nenek, Nuraini (76), ditemukan tewas di dalam warung miliknya di Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Minggu (28/11) siang. Kasus ini menggemparkan warga dan membuat jalan lintas Jambi-Muarabulian macet selama beberapa jam.

Mayat perempuan asal Solok Selatan, Sumatera Barat, tersebut ditemukan sekitar pukul 11.30 WIB.  Menurut Supriadi (38), karyawan pangkas rambut di dekat warung Nuraini, saat ditemukan nenek yang biasa disapanya Uwo itu dalam posisi terbaring  miring.

Siang itu, Supriadi alias Adi hendak memesan kopi. “Saya panggil, ‘Uwo, Uwo,’” ujarnya. Tetapi, sang nenek yang dalam posisi terbaring seperti tertidur di lantai itu tidak menyahut. 


Dia lalu memanggil lebih keras, tetapi tetap tak ada jawaban. Karena penasaran, Adi lalu memanggil dua rekannya, yakni Viko dan Iwan, untuk melihat dan memanggil Nuraini kembali.

“Tapi nenek juga tidak bergerak. Akhirnya kawan memanggil Uni (penjual) Bareh Solok. Uni Bareh Solok datang dan melihat langsung kondisi nenek dan melihat ada darah,” ujar Adi.

Melihat ada darah, para warga tersebut melapor ke Ketua RT dan memberitahu pihak keluarga dan menghubungi polisi. “Kami (saksi) tidak berani masuk. Ada yang menghubungi keluarga korban. Yang masuk cuma keluarga, kami di depan, saja,” jelasnya.

Kapolres Muarojambi AKBP Yuyan Priatmaja membenarkan adanya kejadian tersebut. Katanya, Polres sudah menurunkan tim dan mengolah tempat kejadian perkara sesaat setelah mendapat laporan dari warga.

“Anggota kita mendapatkan informasi pukul 12.30 WIB. Sekarang lagi oleh TKP," sebut Yuyan yang dihubungin via WhatsApp.

Kasat Reskrim Polres Muarojambi AKP Khoirunnas mengatakan, pihaknya turun ke lokasi bersama Tim Opsnal, Tim Identifikasi dan personel Polsek Jaluko. “Seorang ibu dengan inisial Ni berusia 76 tahun ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” tegas Khoirunnas.

Dia mengatakan, Nuraini ditemukan dengan posisi terbaring miring di dalam warung. “Tim mendapati bekas luka benda tumpul di bagian muka. Bagian bibir terbelah. Dugaan kita juga terkena benda tumpul,” sebutnya.

Informasi lain yang didapat polisi, sejumlah perhiasan dan uang milik korban hilang, yang membuat warga heboh dan menduga Nuraini dirampok sebelum dibunuh.

Saat mengolah tempat kejadian perkara, polisi menemukan sebentuk cincin perak dan uang tunai di dalam kantong baju dalamnya sebanyak Rp 581 ribu.

Mayat Nuraini lalu dibawa ke RS Raden Mattaher Jambi untuk divisum.  Diketahui, selain berjualan di warung tersebut, Nuraini tinggal bersama suaminya Yonedi (65) di Perumahan Puri Masurai II, Desa Mendalo Darat.

Pantauan di lokasi, pasca kejadian warung tempat ditemukan Nuraini dipasangi garis polisi. Akibat kejadian ini pula, arus lalu lintas terganggu dan macet hingga ke batas Kota Jambi dan Simpang Rimbo.

Ketua RT 01 Mendalo Darat Joni memgaku mengetahui kasus itu dari laporan warganya.  Joni yang datang ke lokasi setelah waktu zuhur menemukan suasana ramai dan macet.

“Kami biasa memanggil korban dengan nenek. Dia domisili di sini karena buka usaha jualan kopi, dia ngontrak,” jelasnya.


Sumber Metrojambi.com




Minggu, 28 November 2021

Ditemukan Mayat Wanita di Sengeti Muaro Jambi, Diduga Korban Pembunuhan



SENGETI
– Warga RT 01 Desa Mendalo Darat, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muarojambi Minggu (28/11) siang dihebohkan dengan penemuan seorang mayat wanita Lanjut Usia (Lansia) di warungnya, dimana mayat ini ditemukan dengan bersimbah darah dan diduga menjadi korban pembunuhan.

Saat ditemukan mayat tersebut ditemukan dengan posisi terbaring miring, dari informasi yang didapat mayat tersebut yaitu Nuraini (66), Salah satu warga mengatakan, kejadian ini diketahui pada siang hari sekitar pukul 12.00 WIB

"Sekitar jam 12.00 siang mayat itu ditemukan, saat itu rumah korban sudah ramai, dan nenek sudah tewas kemungkinan di rampok, karena ada bekas kekerasan,"ujar Warga setempat.

Sementara itu Tim INAVIS Polres Muaro Jambi juga berada di tempat kejadian perkara. Sementara itu, proses penyelidikan idipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Muarojambi AKP Khoirunnas.

"Saat ini masih menyelidiki motif kejadian, terhadap korban sudah kita evaluasi dan dibawa ke RSUD Raden Mattaher Jambi untuk proses visum," kata AKP Khoirunnas. 


Sumber Jambiupdate.co




Usai Tilang Remaja, Polantas Masuk Got Dikejar Pakai Parang



BANYUASIN– Muhamad Nur Alias Amad tak terima anaknya ditilang anggota Satlantas Polres Banyuasin. Pria berusia 39 tahun, warga Jl Purbolinggo, Lk VI, RT 47/12, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung Banyuasin, Suamtera Selatan itu nekat mengejar polantas yang menilang anaknya dengan membawa parang.

Anggota Satlantas tersebut diketahui bernama Angga Novriadi, berpangkat Bripka. Korban yang lari untuk menyelamatkan diri kemudian terjatuh ke saluran air alias got.

Kejadiannya di Jalan Palembang-Betung, Simpang Tugu Polwan, Kelurahan Betung, Kecamatan Betung, Banyuasin, Kamis (25/11) pagi dan viral di media sosial.



Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi Sik mengatakan kejadian berawal saat korban bersama rekannya Bripka Kusno sedang melaksanan kegiatan rutin kepolisian sebagai anggota Kepolisian Lalu Lintas di wilayah Betung.

“Saat itu korban melihat pengendara sepeda motor Yamaha Vega warna putih tidak memakai helm dan disetop,” ujarnya didampingi Kasatreskrim Ikang Ade Putra SIK, seperti diberitakan Sumeks.co, Kamis (25/11) sore.

Kemudian dilakukan pemeriksaan, setelah di periksa ternyata pengendara itu tidak membawa surat-surat kendaraan dan tidak mempunyai surat ijin mengemudi (SIM).

“Sehingga dilakukan sanksi tilang berupa penyitaan kendaraan,” beber Kanit Pidum Iptu Mukminin.

Usai ditilang itu rupanya pengendara melaporkan kejadian itu kepada orang tuanya, Muhamad Nur Alias Amad.



“Langsung datang ke lokasi menggunakan mobil taft, dan ada dua sajam di dalam mobil, ” tambahnya.

Kemudian tersangka sempat meminta kepada anggota lantas kunci motor anaknya sambil marah-marah, namun karena sudah diberikan tindak penilangan.

“Tidak diberikan anggota Lantas,” katanya.

Akhirnya tersangka yang berbadan gempal, rambut panjang di kuncit kembali ke dalam mobil dengan mengambil celurit dan mengejar petugas kepolisian serta mengayunkan sajam.

Anggota langsung kabur, dan sampai jatuh bangun tersungkur ke dalam parit akibat kejaran seseorang tersebut.

“Akan tetapi berhasil menyelamatkan diri, dan hanya mengalami luka lecet di kaki kanan dan terkilir di bagian tangan sebelah kanan,” ucapnya.



Usai itu korban melaporkan kejadian itu, dan satreskrim polres Banyuasin diback up polsek Betung yang dipimpin kapolsek Betung Iptu gunawan langsung menindaklanjutinya. “Langsung diamankan sekitar pukul 12.25 WIB di wilayah Muba,” terangnya.

Ikut diamankan barang bukti mobil Taft nopol BG 1572 FA, sepeda motor Yamaha vega warna putih nopol BG 2937 JU, senjata tajam jenis celurit dan senjata tajam jenis parang.

Atas perbuatan tersangka dikenaikan pasal perbuatan tidak menyenangkan denhan ancaman kekerasan dan tindak pidana melawan petugas sebagaimana dimaksud dalam pasal 335 KUHP dan pasal 212 KUHP jo Pasal 2 UU Darurat No 12 tahun 1951 tentang sajam.

Sementara itu M Nur tersangka mengaku khilaf dan emosi karena anaknya ditilang okeh anggota lantas. “Emosi bae pak,” singkatnya. (gw)


Sumber: www.fajar.co.id / Jambiupdate.co



Wow...Harga CPO di Jambi Naik Rp 536 per Kilogram Menjadi Rp 14.230

 JAMBI - Harga minyak sawit mentah atau CPO di Jambi pada periode 29 November - 2 Desember 2021, naik signifikan sebesar Rp 536 per kilogram, dari harga Rp 13.694 per menjadi Rp 14.230 per kilogram dibandingkan periode sebelumnya.

Adapun hasil yang ditetapkan tim perumus untuk harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit juga naik sebesar Rp 105 per kilogram, dari Rp 2.587 menjadi Rp 2.682.

"Sedangkan inti sawit periode kali ini naik sebesar Rp 224 per kilogram atau dari Rp 10.704 per kilogram jadi Rp 10.928  per kilogram," kata Panitia Penetapan Harga TBS Sawit Provinsi Jambi, Putri Rainun dalam keterangan tertulisnya.

Untuk harga CPO dan TBS sawit dan inti sawit beberapa periode terakhir ini terus mengalami kenaikan dibandingkan periode lalu berdasarkan hasil keputusan dari kesepakatan tim perumus harga CPO di Jambi bersama para petani, perusahaan perkebunan sawit serta pihak terkait

Berikut selengkapnya, harga TBS untuk usia tanam tiga tahun yang ditetapkan untuk periode kali ini adalah Rp 2.682 per kilogram, usia tanam 4 tahun Rp 2.862 per kilogram, usia tanam 5 tahun Rp 2.994 per kilogram, usia tanam 6 tahun Rp 3.119 per kilogram, dan usia tanam 7 tahun Rp 3.198 per kilogram.

Kemudian untuk usia tanam 8 tahun senilai Rp 3.266 per kilogram, usia tanam 9 tahun Rp 3.330 per kilogram, usia tanam 10 sampai dengan 20 tahun Rp 3.433 per kilogram, usia 21 hingga 24 tahun Rp 3.330 per kilogram dan di atas 25 tahun Rp 3.178 per kilogram.

Penetapan harga CPO, TBS, dan inti sawit merupakan kesepakatan tim perumus dalam satu rapat dihadiri para pengusaha, koperasi, dan kelompok tani sawit setempat dan berdasarkan Peraturan menteri pertanian dan peraturan gubernur.

Sumber  Metrojambi.com




Sabtu, 27 November 2021

Melawan Saat Ditangkap, Tahanan Kabur Dilumpuhkan Pakai Timah Panas

 


JAMBI - Satu lagi tahanan Polres Batanghari yang beberapa waktu lalu kabur dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Muarabulian berhasil ditangkap.

Tim Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jambi yang dipimpin Iptu Rafqi, menangkap tahanan berinisial IW itu di daerah Lahat, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Kamis (25/11) malam.

"Tadi malam kembali ditangkap satu orang di wilayah Sumsel. Enam orang lagi masih dalam pengejaran," kata Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, Jumat (26/11).

Sementara itu, Direktur Reskrimum Polda Jambi Kombes Pol Kaswandi Irwan mengatakan, IW terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan di kaki karena melawan dan berupaya kabur saat akan dilakukan penangkapan.

"Pada saat akan dilakukan penangkapan IW berusaha melawan dan melarikan diri, sehingga anggota kita terpaksa melakukan tindakan tegas terukur," kata Kaswandi.

Saat ini, lanjut Kaswandi, IW telah diamankan di Rutan Mapolda Jambi. Kaswandi mengimbau kepada para tahanan yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri.

"Saya himbau agar para tahanan kabur yang belum tertangkap untuk segera menyerahkan diri karena pihak kepolisian akan terus melakukan pencarian," tegasnya


Sumber Metrojambi.com



Sy Fasha Lantik Ketua dan Pengurus DPD NasDem Kota Jambi



 JAMBI - Ketua DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Provinsi Jambi, Syarif Fasha membuka rapat koordinasi sekaligus melantik Ketua serta Pengurus DPD Nasdem Kota Jambi yang bertempat di BW Luxury hotel, Sabtu (27/11) sekira pukul 09.15 WIB. Tampak pula Sekretaris DPW yang juga Anggota DPR RI, Hasbi Ansori.

Berdasarkan SK nomor: 207-KPTS/DPP-NasDem/X/2021 mengenai susunan pengurus DPD NasDem Kota Jambi periode 2021-2024 yang dibacakan langsung oleh Wakil Sekretaris DPW NasDem, Budimansyah, Ketua DPD Partai NasDem Kota Jambi adalah Jefrizen, Sekretaris Absar Surwansyah, dan Bendahara Andriwidarsa Aspan.

Fasha menyampaikan bahwa ia berharap besar agar DPD Partai NasDem Kota Jambi dapat berkembang lebih besar lagi.


"Kami mempunyai target kepada DPD Kota Jambi dapat menambah kursi di DPRD yakni menjadi 8 kursi," ujarnya.

Fasha pun berpesan kepada Ketua DPD Kota Jambi agar dapat melaksanakan konsolidasi partai dalam waktu dekat.

"Konsilidasi secepat mungkin. Mengumpulkan semua DPC dan memberikan SK semua DPC tersebut. Kemudian, melaksanakan pengadaan E KTA, turun ke lapangan. Lakukan amanah yang sudah kami berikan, untuk melahifkan panji- panji partai nasdem diseluruh pelosok Kota Jambi," ucapnya.

Menurut Fasha pula, sebaiknya turun ke masyarakat bukan hanya menampung aspirasi saja melainkan juga dapat memberikan solusi terhadap aspirasi masyarakat tersebut.

"Jangan hanya menampung saja. Dimasa pandemi ini masyarakat ingin melihat sejauh mana kiprah Partai NasDem terhadap mereka," sebutnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai NasDem Kota Jambi, Jefrizen mengaku optimis akan merebut 8 kursi di DPRD Kota Jambi pada pemilu 2024 mendatang.

"Kalau delapan kursi saya yakin. Masih rasional, karena pada 2014 awalnya satu kursi menjadi lima kursi. Kita akan bekerja semaksimal mungkin," katanya.


Sumber Metrojambi.com




mid