Ads (728x90)

>


Portaljambi – Krisis listrik di Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh masih belum teratasi, sampai hari ini belum ada tindakan yang jelas dari PLN, Pemerintah Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh dalam mengatasi krisis listrik bagi masyarakat.

Krisis listrik bukanlah masalah baru bagi masyarakat kerinci, dari tahun-tahun sebelumnya setiap hari masyarakat kerinci mengalami pemadaman bergilir. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan listrik bagi seluruh wilayah kerinci dan sungai penuh.
 
Masalah ini juga menjadi perhatian serius bagi Dewan Pengurus Pusat Masyarakat Peduli Kerinci (MPK). Melalui Sekretaris Jenderal MPK kepada portaljambi.com menyampaikan keprtihatinannya terhadap krisis listrik yang di alami warga Kerinci Sungai Penuh.
 
“Kita sangat perihatin atas krisis listrik yang di alami warga kerinci dan sungai penuh, padahal kerinci mempunyai Sumber Energi untuk mengatasi itu” ungkap Nuzran Joher.
 
Sementara itu, kebutuhan listrik yang terus meningkat tidak diiringi dengan eksplorasi terhadap potensi-potensi energi yang lebih murah dan ramah lingkungan. Padahal Kerinci memiliki sumber Energi dalam mengatasi krisis listrik bagi masyarkat seperti Air (PLTA) dan Geotermal.
 
Untuk mencari solusi terhadap krisis listrik ini MPK akan memanggil Direktur Umum PT Kerinci Merangin Hidro selaku pemilik Proyek PLTA di kerinci.
 
“Iya kita (MPK-red) akan memanggil Dirut PT Kerinci Merangin Hidro selaku pemilik proyek PLTA dan menanyakan kapan PLTA akan beroperasi. Padahal proyek PLTA ini sudah di kerjakan lebih dari 15 tahun. Dan mereka juga harus menjelaskan dampak PLTA terhadap pertumbuhan Ekonomi dan pembangun bagi warga Kerinci dan Sungai Penuh khususnya dan Provinsi Jambi umumnya ” tegas Mantan Ketua Umum HMI Cabang Kerinci ini.
 
Nuzran juga mengucapkan terimakasih kepada Direktur Utama PT Kerinci Merangin Hidro yang bersedia Investasi dana dalam pembangunan PLTA ini.
 
“kita juga ucapkan terima kasih kepada bapak Ahmad Kalla selaku Direktur Utama PT Kerinci Merangin Hidro, yang bersedia Investasi dana hampir 4,5T untuk pembangunan PLTA di Kerinci” ungkap Nuzran
 
Untuk diketahui, pemanggilan terhadap Direktur Utama PT Kerinci Merangin Hidro selaku pekerja proyek PLTA di Kerinci akan dilakukan pada hari sabtu ini (26/3) dalam rangka pelaksanaan Munas MPK yang ke-II di Kota Batam.(dnd)