Ads (728x90)

>

Portaljambi.com, SUNGAI PENUH – Masalah sampah di kota sungai penuh dalam beberapa hari terakhir belum juga teratasi, dalam hal ini pemerintah dianggap lamban dalam mengatasi permasalahan ini.

Daerah Renah Kayu Embun (RKE) yang menjadi alternatif pemkot sungai penuh sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah menuai sorotan dari pemuda Kecamatan Kumun Debai.

Iin Rudhiansyah kepada portaljambi.com mengunngkapkan bahwa pemuda kumun debai mengecam keras atas tindakan pemkot sungai penuh yang menjadikan RKE sebagai alternatif TPA di kota sungai penuh.

“Kita pemuda kecamatan kumun debai mengecam keras tindakan pemkot yang menjadikan RKE sebagai TPA” ungkap aktivis lingkungan ini.

Iin juga mengatakan bahwa sampai hari ini pemerintah terkesan lamban dan seperti tidak peduli dengan darurat sampah yang melanda kota sungai penuh beberapa hari ini.


“Pemkot harus segera bertindak dan jangan terkesan tidak peduli. Kalau masalah ini tetap dibiarkan akan berdampak buruk bagi masyarakat sungai penuh dan kita berharap TPA yang digunakan pemkot sebelumnya agar difungsikan kembali” tegas Iin.

Untuk diketahui, sebelum RKE pemkot sungai penuh memamfaatkan lahan yang ada di kilometer 14 sebagai TPA, tepatnya di daerah perbukitan belui kecamatan Depati 7 tapi juga ditolak oleh warga belui. (dnd)