• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Proyek Jalan Simpang Tutup- Sungai Gelampeh Bermasalah

    Dilihat 0 kali Minggu, 08 Desember 2019, 01.46 WIB Last Updated 2020-05-20T18:56:43Z

    KERINCI-JAMBI,- Jalan Simpang Tutup- Sungai Gelampeh, dua tahun berturut- turut mendapat kucuran dana proyek dari APBD Kabupaten Kerinci, yakni tahun 2018 dan 2019 ini, dengan nilai masing- masing sekitar Rp. 1 Milyar pertahun.
    Masyarakat setempat tentusaja merasa senang jalan mereka diperbaiki. Namun, lain halnya dibalik itu. Pada pelaksanaannya di lapangan, pihak pelaksana yang notabenenya diketahui adalah “anak buah” Ujang Hitam yang merupakan salah seorang anggota DPRD Kabupaten Kerinci, nampaknya tidak dapat melaksanakan pekerjaan secara maksimal, dan terkesan ada niat ingin mengeruk keuntungan lebih besar lagi, dengan cara melaksakan pekerjaan tidak sesuai dengan teknis dan ketentuan- ketentuan pekerjaan.

    Salah satunya, yakni dalam hal penghamparan material klas A. Diketahui, mereka menggunakan material klas A yang tidak sesuai, yakni menggunakan material yang campuran perekatnya tidak sesuai, sehingga saat dilakukan pemadatan hasilnya tidak maksimal. Dan pada saat dilewati kendaraan saat ini, material tersebut berserakan hingga ke pinggir jalan, meskipun merekan sudah berusaha melakukan pemadatan.

    “Ini susah untuk bisa padat, karena diduga campuran materialnya tidak sesuai, kalau dipaksakan untuk diaspal, maka hasilnya jelas saja tidak maksimal, dan aspal akan cepat rusak nantinya” ungkap, salah seorang warga Desa Tanjung Genting.

    Baca Juga : Aktifis Sorot Oknum DPRD Kerinci Diduga Terlibat Bermain Proyek, Ikhsan : Sudah dari dulu itu !

    Masyarakat meminta pihak Pengawas PU dan Konsultan untuk tidak serta merta dapat menerima pekerjaan tersebut jika tidak segera diganti materialnya.
    “Kita minta agar ini jangan diterima dulu, sebaiknya diganti materialnya atau diperbaiki, setelah benar- benar padat, merekat dan sesuai spek barulah boleh diaspal” ujar warga. 
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silahkan Berikan Komentar Terbaik

    Terkini