• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Inilah Identitas Pelaku Perampok Emas di Siulak Mukai Kerinci

    Dilihat 0 kali Minggu, 26 Januari 2020, 08.31 WIB Last Updated 2020-01-26T01:33:24Z

    KERINCI, Seorang pria mengenakan baju Dinas Pemerintah Kabupaten Kerinci, Robi (34) warga Kubang yang menikah di Desa Koto Tuo, Kecamatan Depati Tujuh, Kabupaten Kerinci, babak belur diamuk massa hingga pingsan, setelah tertangkap tangan merampas kalung emas milik Noerela (60) alias Mak Ardi.

    Pelaku jambret emas ini, dikeroyok massa saat mencoba kabur setelah berhasil merampas 40 gram emas milik korban Norela (60) alias mak Ardi, pemilik warung di Desa Mukai Hilir Kecamatan Siulak Mukai, Sabtu (25/01/20) sekira pukul 12:45 WIB.

    Kapolsek Gunung Kerinci melalui Kanit Reskrim IPDA. Alti Irawan, SH kepada wartawan menjelaskan,  bahwa pelaku Robi  (34), usai melakukan Pencurian dan Kekerasan diwarung milik Norela (60), langsung kabur setelah aksinya diketahui oleh warga hingga terjebak dan tak bisa meloloskan diri, dan pelaku pun tak luput dari amukan warga yang kesal oleh perbuatan pelaku.

    “Awalnya pelaku Robi  masuk warung dan berpura-pura membeli sabun jenis rinso, lalu dia pegang tangan korban dan menariknya,” ungkap Kanit reskrim kepada sejumlah awak media.

    Tak berhasil dengan cara demikian, pelaku masuk kembali ke dalam warung dengan membeli rokok. Saat itu lah, pelaku langsung menarik paksa kalung emas seberat 40 gram,” Kata Kapolsek.

    Setelah berhasil merampas kalung emas yang berada dileher korban Norela alias mak ardi, pelaku kabur ke Sungai Air Mukai untuk melarikan diri.
    “Pelaku babak belur dipukuli massa di TKP dan juga pura-pura pingsan. dan kita bawa ke Puskesmas selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Umum M.H. Thalib Sungai Penuh” kata Kanit reskrim.

    Pelaku lama tak sadarkan diri setelah diamuk massa, diketahui di RSU M.H. Thalib Sungai Penuh, kondisi pelaku telah sadar dan pulih walau dengan kondisi wajah, mulut, dan mata sudah memar.

    “Dia (pelaku-red) sempat pura-pura pingsan di TKP, padahal sebentar saja di Rumah Sakit pelaku langsung sadar. Malah dia bisa bicara ketika dibesuk oleh keluarganya,” Ujar Alti. (tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini