MENGERIKAN Mas Kawin Suku Ini Kepala Manusia

MENGERIKAN Mas Kawin Suku Ini Kepala Manusia

Minggu, 26 Januari 2020

ist Cincin Kawin
Unik, - Biasanya mas kawin berupa cincin, emas atau lainnya namun kali ini Anda akan terkejut dengan tradisi suku pemburu kepala ini.

Bagaimana tidak karena di suku ini yang dijadikan mas kawin adalah kepala manusia.

Ya, kepala manusia dijadikan mas kawin bagi suku Atayal asalTaiwan ini.

Seperti dikutip Las Krutak, masyarakat Atayal terdiri dari pria dan wanita dengan tradisi adat yang sangat disegani.

Suku ini memiliki ciri khas dengan tato di wajahnya dan sangat lihai menenun.

Salah satu ukuran wanita layak disunting di suku ini adalah dia sudah pandai menenun.

Jika seorang wanita dianggap siap menjalin rumah tangga, begitu pun pria jika dia mampu membawakan kepala manusia berarti dia siap menikah.

Kepala yang dibawakan suku Atayal sebagai mas kawin akan menunjukkan kejantanan seorang pria.

Karena tradisinya ini mereka kerap dijuluki headhunters atau pemburu kepala.

Namun, kepala yang dipersembahkan sebagai mas kawin ternyata tidaklah sembarang kepala manusia.

Para pria ini akan memburu kepala musuh dan jika berhasil memenggalnya akan dibawakannya untuk menyunting gadis pujaannya.

Kemudian, selain kepala yang dipersembahkan seorang pria di suku ini harus mampu menjalani sebuah

Ritual yang dilaksanakan sehari sebelum pernikahan yaitu wanita yang akan menikah dilarang menginjakkan kaki di tanah.

Maka, si pria harus menggendong wanita tersebut selama semalaman.

Mereka boleh menggendong di bagian mana saja seperti menimang ataupun menggendongnya di punggung.

Saat melaksanakan ritual ini seorang pria suku Atayal dilarang tidur selama semalaman, jika berhasil maka pernikahan akan dilangsungkan keesokan harinya.

Tradisi dan semua ritual ini konon adalah cara suku Atayal untuk menguji keseriusan seorang pria untuk menikahi gadis pujaanya.
Selama beberapa generasi, Atayal, kelompok pribumi terbesar kedua di Taiwan , adalah pemburu kepala yang ditakuti di pulau itu.

Syukurlah, Atayal tidak lagi mempraktekkannya.

Namun, satu tradisi yang mereka coba untuk menghidupkan kembali adalah seni tato wajah .

Sumber : Tribunjambi.com