Isu Kabid GTK Disdik Provinsi Jambi, Kena OTT KPK 'Hoax'

Isu Kabid GTK Disdik Provinsi Jambi, Kena OTT KPK 'Hoax'

Jumat, 10 Januari 2020


Svempri : Saat Isu OTT Muncul, Saya Berada Di Sungaipenuh 

Portaljambi.com, Kerinci - Jum'at (10/01) kepala Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Svempri, berada di kabupaten Kerinci dan Kota Sungaipenuh. 

Keberadaan Svempri di daerah ini, dalam rangka menyerahkan kepala Sekolah SMAN yang baru Devenitif. Usai menyerahkan kepala SMAN 1 Sungaipenuh, tadi siang, Svempri, mengatakan, keberadaannya di Kerinci dan Sungaipenuh dalam rangka menyerahkan kepala sekolah yang telah dilantik secara secara Devenitif.

Terkait isu OTT, Svempri enggan mengomentarinya. Meskipun isu tersebut telah berkembang, dengan adanya agenda dinas dirinya di Kerinci dan Sungaipenuh, Isu tersebut adalah Hoax. "Saya ada di Sungaipenuh, tentunya tidak terjadi apa-apa. Saya baik-baik saja," sebut Svempri, sambil tersenyum.

Svempri juga mengatakan keberadaan dirinya di Kerinci dan Sungaipnuh, selama 2 hari. "hari ini kita menyerahkan kepala SMAN 1 di Sungaipenuh, dan besok (sabtu,red) penyerahan kepala SMAN 7 Kayu aro, selanjut akan diserahkan oleh pengawas masing-masing," beber Svempri.

Ditanya jumlah Kepsek yang telah dilantik dalam Provinsi Jambi, Svempri, menyebutkan, Kepsek tingkat SLTA yang telah dilantik scara Definitif sebanyak 254 orang. 

"sudah hampir 3 tahun, kepala sekolah hanya dilaksanakan oleh Plt. Jadi sekarang sudah Devenitif," ungkap Svempri, usai mengantar kepala SMAN 1 Sngaipenuh, Jum'at (10/01) di Sungai penuh, tadi siang. 

Sebelumnya, beredar isu adannya Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK dilingkup pemerintah Provinsi Jambi, pada Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, hanya isu yang dikembangkan oleh orang yang tidak bertanggungjawab alias 'Hoax'.

Meskipun enggan, menanggapi Isu tersebut, Svempri mengaku kaget dan heran. Pasalnya, tiba-tiba namanya ramai dibicarakan, bahkan beritanya hingga terbit dibeberapa media online di Jambi. "No Comment lah, yang jelas saat isu OTT muncul, saya berada di Kerinci," tegasnya. (hen)