Kakan Kemenag Kerinci Serahkan SK 98 PAI Non PNS

Kakan Kemenag Kerinci Serahkan SK 98 PAI Non PNS

Kamis, 23 Januari 2020


H.Hardiman: Tunjukkan Eksistensi Anda Ditengah Masyarakat

Kerinci, Portaljambi.com - Sebanyak 98 Penyuluh Agama Islam (PAI) Non PNS dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Kerinci yang lulus pada 2020, terima SK Pengangkatan.

Penyerahan SK dilaksanakan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) kabupaten Kerinci, H.Hardiman, S.Ag, M.M didampingi Kepala Seksi Bimas Islam Firdaus, S.Ag, saat apel bersama di halaman kantor Kementrian Agama Kerinci, Rabu (22/01).

Sebanyak 98 Tenaga PAI yang lulus dan telah mengikuti seleksi beberapa waktu lalu, tersebar dalam 16 Kecamatan di Kabupaten Kerinci, periode 2020-2024.

Kepala Kemenag Kerinci, dalam arahannya, menyebutkan, 98 orang PAI Non PNS yang lulus tersebut merupakan mereka yang di tahap tes memang dianggap cakap dan mampu serta memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk penyuluh berdasarkan petunjuk teknis yang ditetapkan.

"Seorang Penyuluh Agama adalah perpanjangan tangan dari Kementerian Agama, oleh sebab itu Peserta yang dinyatakan lulus adalah mereka yang memiliki kompetensi yang dibutuhkan untuk penyuluh berdasarkan petunjuk teknis yang ditetapkan," tegasnya.


Selain itu, dia juga akan memberikan apresiasi terhadap penyuluh yang memang aktif, kreatif, dan inovatif di dalam melaksanakan tugas. Hardiman, juga mempersilakan tenaga PAI yang baru dilantik, untuk mengkemas, mencari kreasi bagaimana bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan di tempat tugas. Sehingga mampu membuat masyarakat tertarik dan misi yang disampaikan dapat tersampaikan, harapannya.

Dia juga menekankan, agar PAI Non PNS yang sudah menerima SK dapat bersinergi dengan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kerinci dalam menjalankan tugas dan fungsinya secara baik dan benar dan bersungguh-sungguh menjalankan tugasnya.

Disamping itu, Hardiman mengharapkan adanya Support dan bimbingan dari Kepala Urusan Agama kecamatan. "kita minta KUA di Kecamatan,  turut membina, membimbing, mengarahkan dan membantu Penyuluh," harapnya.

Sebaliknya, Hardiman juga menegaskan  kepada Penyuluh tidak hanya hadir di Majelis-majelis, tapi harus tampil dalam rangka memberikan penyuluhan dan membina kerukunan umat beragama di Masyarakat.

"tidak hanya hadir saja, tunjukkan eksistensinya ditengah masyarakat, dan saya minta bukti fisik pelaksanaan tugas, dilapangan," tandasnya. (hen/adv)