Peduli, STIA Nusa Serahkan Bantuan ke Relawan Iksan Almuqhoni

Peduli, STIA Nusa Serahkan Bantuan ke Relawan Iksan Almuqhoni

Rabu, 08 Januari 2020


Badar Kumaira: Ini Adalah Solidaritas Civitas Akademik, Kita Berharap Al Cepat Ditemukan

Portaljambi.com, Kerinci - Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban yang hilang di Danau Kaco Lempur, Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi-Nusantara Sakti (STIA-Nusa) Sungaipenuh serahkan bantuan.

Bantuan diserahkan, Rabu, (08/01) kepada relawan yang bergerak mencari Iksan Almugoni (17) dilokasi objek wisata Danau Kaco Lempur, kecamatan Gunung raya, 1 Januari, lalu.

Awalnya, Civitas Akademik yang dikomandoi Kepala bagian Akademik, Badar Kumaira, M.Pd  mewakili Ketua STIA-Nusa, Murlinus SH,.MH, ingin menyerahkan bantuan di Posko Relawan Pencarian di Desa Karya bhakti, kecamatan Pondok tinggi. Namun, Kepala Desa Karya Bakti, menganjurkan untuk menyerahkan bantuan langsung ke Posko utama, di Selter 1, Danau kaco.

Usai menyerahkan bantuan, Badar Kumaira, menyebutkan, meskipun bantuan yang diserah tidak sebanding dengan kebutuhan. Namun, sebut dia, ini adalah Solideritas dari Civitas Akademik STIA-NUSA.

"semoga bisa membantu dan bermanfaat untuk relawan dalam pencarian dan kita turut mendo'akan semoga Ananda Al Segera ditemukan," harapannya.

Sementara itu, mewakili keluarga korban, Atma Bahar, DPT menyampaikan ucapan terimakasih, atas Solideritas Civitas Akademik STIA-NUSA. 


"Atasnama keluarga Al, kami mengucapkan terimakasih kepada STIA Nusa yang telah ikut berpartisipasi dalam musibah ini. Semoga STIA Nusa semakin maju kedepannya," tutur Atma Bahar. 

Pada kesempatan tersebut, Atma Bahar juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh relawan yang ikut dalam pencarian. Dia menyebutkan, bantuan dari semua pihak, baik moril maupun materil telah adalah Motivasi bagi keluarga. "mudah-mudahan dengan semangat, usaha dan do'a Ikhsan Almuqhoni dapat segera berkumpul kembali bersama keluarga dan masyarakat," harapannya.

Untuk diketahui, meskipun hingga Rabu (8/1) masih belum ditemukan, Namun sejak Kamis (2/1) lalu, Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) STIA-NUSA, masih bergabung dengan ratusan Relawan, Tim Pencarian dan Basarnas dilokasi Pencarian. (hen)