• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    UPDATE Info Virus Corona: 1.600 Lebih Meninggal, 68.000 Terinfeksi

    Dilihat 0 kali Minggu, 16 Februari 2020, 21.18 WIB Last Updated 2020-02-16T14:18:52Z
    Jumlah korban meninggal akibat wabah virus Corona Covid-19 terus bertambah meski jumlah infeksi terbaru menunjukkan penurunan. Foto/Ilustrasi/Sindonews

    BEIJING - Korban meninggal dari epidemi virus Corona China telah melebihi angka 1.600 pada Minggu (16/2/2020). Jumlah itu menyusul laporan korban meninggal terbaru dari Provinsi Hubei, pusat epidemi, yang mencapai 139 jiwa.

    Dalam update harian, Komisi Kesehatan Provinsi Hubei juga melaporkan 1.843 kasus infeksi terbaru. Ini adalah untuk ketiga kalinya berturut-turut angka infeksi terbaru menunjukkan grafik penurunan.

    Setidaknya 1.662 orang telah meninggal dari wabah yang pertama kali muncul di Ibu Kota Hubei, Wuhan, pada bulan Desember dan dengan cepat berubah menjadi epidemi nasional.

    Lebih dari 68.000 orang sekarang telah terinfeksi, dengan sebagian besar kematian terjadi di Hubei. Provinsi ini menamb
    BEIJING - Korban meninggal dari epidemi virus Corona China telah melebihi angka 1.600 pada Minggu (16/2/2020). Jumlah itu menyusul laporan korban meninggal terbaru dari Provinsi Hubei, pusat epidemi, yang mencapai 139 jiwa.

    Dalam update harian, Komisi Kesehatan Provinsi Hubei juga melaporkan 1.843 kasus infeksi terbaru. Ini adalah untuk ketiga kalinya berturut-turut angka infeksi terbaru menunjukkan grafik penurunan.

    Setidaknya 1.662 orang telah meninggal dari wabah yang pertama kali muncul di Ibu Kota Hubei, Wuhan, pada bulan Desember dan dengan cepat berubah menjadi epidemi nasional.

    Lebih dari 68.000 orang sekarang telah terinfeksi, dengan sebagian besar kematian terjadi di Hubei. Provinsi ini menambahkan lebih dari 14.000 kasus baru dalam satu hari minggu ini setelah pejabat kesehatan mengubah kriteria mereka yang terifeksi untuk menghitung kasus dengan memasukkan orang yang secara klinis didiagnosis melalui pencitraan paru, di samping mereka dengan hasil tes laboratorium menunjukkan hasil positif seperti dilansir dari Channel News Asia.

    Revisi ini menambahkan hampir 15.000 pasien untuk penghitungan Hubei pada hari Kamis, dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa kasus akan kembali minggu itu dihitung surut.




    Kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus mengatakan badannya telah meminta China rincian tentang bagaimana diagnosa sedang dibuat.

    Bank Sentral Cina mengatakan Sabtu bahwa untuk mengendalikan penyebaran wabah, uang kertas yang digunakan sedang didesinfeksi dan disimpan hingga 14 hari sebelum mereka dimasukkan kembali ke dalam sirkulasi.

    Sebelumnya Prancis melaporkan kasus kematian pertama dari virus Corona Covid-19 di luar Asia pada hari Sabtu kemarin. Korban adalah seorang turis lanjut usia asal China. Kenyataan ini mendorong keprihatinan global terkait epidemi ini. (Baca: Turis Asal China Jadi Korban Tewas Pertama Virus Corona di Eropa)

    Sementara itu, kasus baru di Jepang, Singapura, Thailand dan Malaysia menunjukkan tidak adanya penurunan epidemi virus Corona.

    Sedangkan seorang traveler berusia 83 tahun di kapal pesiar MS Westerdam dinyatakan positif terinfeksi virus Corona, meningkatkan keprihatinan kepada lebih dari 2.200 penumpang dan kru kepala setelah terjebak selama hampir dua minggu mencari pelabuhan.

    Sumber : Sindonews.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini