• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Bupati Tebo Diharap Bergerak Cepat Terkait Informasi Sekda Positif Terpapar Corona Atau Covid 19

    Dilihat 0 kali Senin, 23 Maret 2020, 19.43 WIB Last Updated 2020-03-23T12:46:01Z

    Virus Corona,- Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi sekaligus sebagai jubir Corona (Covid-19) Johansyah secara reami membenarkan adanya satu pasien di Jambi positif Covid-19 atau Virus Corona.

    Satu pasien tersebut disinyalir seorang ASN asal Tebo yang dirujuk ke RSUD Raden Mattaher Jambi.

    "Salah satu pasien Jambi laki-laki dengan umur 55 tahun dinyatakan positif corona (Covid-19)," tuturnya di sela-sela rapat koordinasi yang digelar Pemprov di ruang Pola, Senin (23/3/2020).

    Tapi sayang, persoalan ini masih terkesan ditutup-tutupi. Padahal bila belajar dari masalah yang di hadapi walikota Bogor, yang secara resmi mengakui dirinya terpapar Virus Corona. Pandemi Virus Corona bukan persoalan biasa, sudah menjadi persoalan dunia.

    Salah seorang warga Tebo yang dihubungi Portaljambi.com merasa kecewa dengan tidak adanya transfaransi terkait terpaparnya salah seorang warga Tebo, ini bisa mengakibatkan kesalahan yang fatal dan bisa menimbulkan banyak korban.
    "Kita kecewa dengan tidak ada transfaransi terkait salah seorang warga Tebo yang terkena Corona," ungkapnya dengan nada kecewa.

    Lebih lanjut, ia mengatakan siapa yang bertanggung jawab nanti bila pandemi virus corona mewabah di Tebo, " Nanti bila Pandemi ini, mewabah di Tebo, siapa yang bertanggung jawab," Katanya.

    Lebih jauh, ia berharap Bupati Tebo dan pemkab Tebo bergerak cepat terkait persoalan ini, "pandemi virus corona bukan penyakit yang memalukan seperti HIV, Spilis atau penyakit kelamin lainnya, tapi ini (Corona-Red) adalah penyakit yang sedang melanda seluruh dunia, jadi tidak usah malu untuk berterus terang dengan fakta yang terjadi sebenarnya, karen dengan berterus terang akan mudah untuk memetakan dan melokalisir sejauh mana, siapa?, dimana? kontak terakhir yang bersangkutan". Pungkasnya. (Tim)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini