• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    KBM Di Sekolah Diliburkan 14 Hari, Ini Penjelasan dr. Dimyati Ahmad, Sp.B

    Dilihat 0 kali Selasa, 17 Maret 2020, 09.07 WIB Last Updated 2020-03-17T02:22:56Z

    Sungai Penuh, PJ - Mengapa himbauan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) disekolah diliburkan selama 14 hari, terhitung sejak 16 sampai 28 maret 2020. 

    Keadaan ini, tentunya masih banyak masyarakat yang belum mengetahui dan bertanya-tanya. Selain itu, himbauan dari pemerintah juga tidak disertai dengan penjelasan yang memadai. 

    Ini dia penjelasan dan tulisan dr. Dimyati Ahmad, Sp.B, Almuni 1971 disalah satu SMA di Sungai Penuh, dan saat ini masih mengabdi di Rumah Sakit Setjonegoro Wonosobo, Jawa Tengah.

    Assalamualaikum Wr Wb,
    Anak2 senang libur sekolah 14 hari, sayangnya banyak orang tidak memahami. 

    Mengapa 14 hari dan untuk apa, maklum himbauan itu tanpa disertai penjelasan yg memadai.
    14 hari itu sangat penting dan harus disertai tindakan kepatuhan.
    14 hari itu mampu menghentikan laju penularan Covid-19.
    14 hari itu mampu menyelamatkan ribuan orang.

    Mengapa?
    Penjelasannya demikian,
    -Ketika seseorang kontak dgn apapun yg bisa menginfeksinya dgn Covid-19, maka harus ditunggu 14 hari minimal, jika tidak terjadi apa2, maka orang itu aman.
    -Libur 14 hari untuk memotong rantai penularan, ini baru akan berhasil jika semua orang tetap tinggal di rumah masing2 selama 14 hari itu, kenapa?
    Contoh, seorang anak mulai libur tgl 16 Maret selama 14 hari, dia akan masuk sekolah lagi pd hari ke-15. 

    Ternyata anak ini dan keluarganya menggunakan waktu libur itu untuk jalan2, mengunjungi kumpulan orang, atau ketempat saudara, ke mall dll, seandainya dia jalan2 di hari ke 10 dan terlular Covid-19 di tempat yg ia kunjungi, mungkin pada hari ke 14/15 belum ada tanda2 dia sakit, tetapi dia sudah membawa Covid-19 di tubuhnya dan berpotensi menularkan, andai dia masuk sekolah pada hari ke 15 dst. 

    Maka 14 hari libur sekolahnya itu, tidak ada gunanya, penularan terjadi juga di sekolah, efek domino akan berlangsung, rantai penularan tidak terputus.
    Untuk itu, semua orang harus bekerjasama, semua warga Indonesia harus membantu, warga harus kompak, yaitu patuh untuk tidak kemana-mana dalam 14 hari itu kecuali untuk hal yang sangat perlu.

    Waktu 14 hari itu, berguna untuk saling pantau, jika ada orang yg menunjukkan gejala2 menderita serangan Covid-19, bisa segera ditangani dan penularan stop hanya pada dia, karena dia tidak kontak dgn orang lain dalam 14 hari itu.
    Jadi, mari kita mengisolasi diri, untuk diri sendiri dan orang lain,  mungkin pula dalam skala besar untuk umat manusia

    Mohon jelaskan kpd orang2 lain, supaya semua patuh dan pemerintah terbantu untuk stop penularan Covid-19, jika tidak, maka 14 hari libur itu percuma, 14 tahun pun tak bisa stop penularan.

    Semoga kondisi dunia segera pulih. 🙏


    Editor: Hendra Fuadi (Pemred Portaljambi.com)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini