• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Berita Tebo : PT WKS Mengaku Telah Meracuni Tanaman Masyarakat Pakai Drone

    Dilihat 0 kali Sabtu, 11 April 2020, 07.04 WIB Last Updated 2020-04-11T00:04:43Z

    Berita Tebo, Petani Di Muaro Kilis dan Lubuk Mandarsah, Kec. Tengah Ilir Kab. Tebo, Kecewa oleh PT Wira Karya Sakti (PT.WKS) yang meracuni tanaman mereka melalui drone. Persoalan inipun menuai kritik sejumlah organisasi masyarakat sipil yang ada di Jambi. 

    “Ditengah bencana Covid-19 begini dimana kita semua prihatin dan berjuang untuk bertahan hidup dan mendorong ketahanan pangan ternyata ada yang memanfaatkan situasi. Kami tentu memperkuat barisan di masyarakat dan besok akan turun ke lokasi” ujar Frans Dodi, Korwil Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Jambi, Jum’at (10/4/2020). 

    Ketika dikonfirmasi atas perihal ini pihak perusahaan menjawabnya dengan santai. Menurutnya, itu upaya perusahaan untuk mempertahankan areal agar tidak direbut oleh masyarakat. 

    “Iya, tanaman itu (di racun - red) di lokasi yang mereka tanam di areal harvesting  (areal panen). Kita cuma mempertahankan areal harvesting bukan di areal yang sudah mereka garap sebelumnya” ujar Setiadi, Pejabat Senior yang menaungi Sosial Security Departemen (SSD) PT.WKS. “Kan tidak mungkin kita biarkan HTI yang sudah panen ketika bersih mereka tanami” tegasnya lagi.

    Menurutnya pihak perusahaan tidak berhenti sampai disitu tapi juga melaporkan sejumlah petani ke Polres Tebo.
    'Artinya mereka tidak ekspan dan kita tidak mengganggu apa yang sudah ada disana." Jelasnya memaparkan.

    Menurutnya bukan cuma kelompok Jais atau kelompok SPT yang sudah mereka laporkan tapi juga dari kelompok Maju Jaya, SLB dan  kelompok yang tidak punya kelompok. (red/wi/apekjbi/portaltebo.id)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silahkan Berikan Komentar Terbaik

    Terkini