• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Hot News ! Seorang Wanita Warga Sungai Penuh Dirampok, Diculik, Lalu Dibuang di Kebun Sawit Perbatasan Kerinci - Bangko

    Dilihat 0 kali Sabtu, 18 April 2020, 20.51 WIB Last Updated 2020-04-18T13:51:38Z
    Foto : Korban perampokan

    KERINCI - Aksi perampokan dengan kekerasan, diculik dibawa dalam mobil lalu dibuang dijalan perbatasan Kerinci dan Bangko, kembali terjadi di wilayah hukum polres Kerinci provinsi Jambi.

    Sebelumnya, warga Tanjung Pauh yang menjadi korban. Kali ini, korban menimpa Wirtina (49) tahun, RT 02 dusun Sawahan, Desa Lawang Agung, Kecamatan Sungai Penuh, Kota Sungai Penuh.

    Informasi yang berhasil dihimpun, dimana korban ditemukan dalam keadaan troma berat dan mata sebelah kiri bengkak. Indra Kumar, salah seorang tetangga korban dikonfirmasi wartawan membenarkan kejadian penculikan disertai perampokan.

    "Benar, kejadian pada Sabtu (18/4/2020), korban bernama Wirtina (49) RT 02 Dusun Sawahan desa Lawang Agung," ujarnya.

    Menurutnya, hal tersebut diketahui setelah kawannya yang di Merangin mendapat telpon dari anggota Polres Merangin. "Pada waktu itu, mereka juga mengirim video, bahwa benar korban adalah Wirtini,” beber Indra.

    Dari video yang didapatkan sambung Indra, mata korban bengkak diduga karena dianiaya oleh pelaku. Dan didalam video tersebut, korban juga terlihat sangat trauma berat dan linglung. “Mata korban bengkak dianiaya pelaku, namun untuk kronologis kejadian disini kami tidak tau,” kata Indra.

    Menurut informasi dari warga yang menemukan, bahwa korban dibuang di perkebunan sawit Pulau Rengas, Kabupaten Merangin. Saat ini, korban juga telah dibawa ke Mapolres Merangin.
    “Kabarnyo korban dibuang di kebun sawit Pulau Rengas, cuma siapa yang pertama kali yang menemukan korban kami tidak tau, dan sekarang keluarga sedang dalam perjalanan untuk menjemput korban,” jelasnya, sambil mengakui bahwa korban sehari – hari memakai perhiasan emas.

    Kapolres Kerinci melalui Kasat Reskrim, Edi Mardi, dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan saat ini tim sudah turun kelapangan.

    “Iya, sekarang tim sudah turun kelapangan untuk penyidikan,” singkat Edi Mardi.

    Sumber : Jambiupdate.co
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silahkan Berikan Komentar Terbaik

    Terkini