• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Ibu Hamil 35 tahun Positif Covid-19 Meninggal

    Dilihat 0 kali Kamis, 09 April 2020, 09.48 WIB Last Updated 2020-04-09T02:48:55Z
    Dokter RSUD Kota Bogor melakukan pemeriksaan terhadap pasien suspect virus COVID-19 saat simulasi di ruang isolasi RSUD Kota Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/3/2020). (ARIF FIRMANSYAH/ARIF FIRMANSYAH)

    Padang, -- Seorang ibu hamil yang statusnya pasien dalam pengawasan (PDP) dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M. Djamil Padang pada Rabu (8/4) sekitar 4.30 WIB. Hasil tes swab yang keluar pukul 17.00 WIB menunjukkan ibu hamil tersebut positif Covid-19. Tes swab yang mengambil sampel lendir dari hidung maupun tenggorokan itu dilakukan oleh laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas.

    Keterangan ibu hamil positif Covid-19 disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengatakan bahwa pasien merupakan warga Bukittinggi berusia 35 tahun dengan usia kehamilan delapan bulan. Pasien dirujuk ke Rumah Sakit M. Djamil pada Senin (6/4) dini hari dari Rumah Sakit Yarsi Bukittinggi setelah mengalami kejang-kejang. "Pada hari yang sama, suaminya ditangkap polisi. Ia diduga sebagai pengedar sabu-sabu. Saat ini ia ditahan di Mapolres Bukittinggi," ujar Ramlan kepada CNNIndonesia.com.

    Setelah mengetahui ibu hamil tersebut positif Covid-19, Ramlan memerintahkan 12 perawat Rumah Sakit Yarsi yang sempat menangani pasien agar melakukan isolasi mandiri. Ia juga memerintahkan hal yang sama kepada 13 warga yang membantu membawa perempuan ke Rumah Sakit Yarsi. "Kami sedang melacak orang-orang yang berkontak fisik dengannya.

    Besok kami melakukan rapat untuk membahas hal ini," ucapnya. Ramlan tidak tahu dari bagaimana pasien bisa terinfeksi namun menurut dia bisa saja dari suaminya yang sering bepergian ke luar rumah. Suami dan orang-orang yang pernah berkontak fisik dengannya juga harus diperiksa. Sejauh ini sudah dua pasien positif Covid-19 yang meninggal di Sumbar. Pasien meninggal pertama adalah warga Padang di Semen Padang Hospital pada Sabtu (28/3). Saat ini total warga Sumbar yang dinyatakan positif Covid-19 berjumlah 26 orang. Kepala Biro Humas Setdaprov Sumbar, Jasman Rizal, mengatakan, pasien yang baru positif berjumlah lima orang.

    Dari lima orang itu, tiga orang warga Padang dan akan diisolasi mandiri di rumah, sedangkan dua orang lagi dirawat di RSUD M. Zein Painan. Lihat juga: Dampak Corona, 6.157 Pekerja di Sumbar Dirumahkan Pasien positif Covid-19 yang dirawat, kata Jasman, berjumlah 13 orang, yakni lima orang di Rumah Sakit M. Jamil, lima orang di Rumah Sakit Achamad Mochtar, dua orang di RSUD M. Zein, dan satu orang di Semen Padang Hospital.

    Sementara itu, pasien positif yang dirawat yang melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing berjumlah 8 orang. Jasman menambahkan bahwa hingga hari ini di Sumbar terdapat 95 pasien dalam pengawasan. Sebanyak 15 orang di antaranya masih dirawat sambil menunggu hasil tes laboratorium keluar, sedangkan 72 orang dinyatakan negatif. Sementara itu, orang yang sedang dipantau berjumlah 1.570 orang, dan orang yang selesai dipantau 2.496 orang.

     Sumber : Cnnindonesia.com
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silahkan Berikan Komentar Terbaik

    Terkini