• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed Bin Salman Sepakat Beli Newcastle Rp5,8 Triliun

    Dilihat 0 kali Selasa, 21 April 2020, 07.56 WIB Last Updated 2020-04-21T01:59:03Z


    Jakarta,- Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman, dilaporkan telah mencapai kata sepakat untuk membeli klub Liga Inggris Newcastle United seharga 300 juta poundsterling atau setara Rp5,8 triliun.

    Dilansir dari Mirror, tinggal sedikit lagi saham mayoritas The Magpies bakal berpindah tangan ke Pangeran Arab Saudi itu.

    Al-Rumayyan yang juga nantinya bakal ditunjuk sebagai Presiden Newcastle. Dia akan menjalani uji kepatutan dan kelaikan untuk menjalankan roda bisnis klub.Meski demikian pembelian sebesar 80 persen saham Newcastle itu nantinya atas nama konglomerat sekaligus Kepala Pendanaan Investasi Publik Arab Saudi, Yasir Al-Rumayyan, yang memimpin konsorsium. Dalam beberapa hari ke depan Newcastle akan menjual saham mayoritas tersebut kepada konsorsium.
    Dia akan bergabung bersama pemilik saham lainnya yakni Amanda Staveley dan Jamie Reuben yang masing-masing memiliki 10 persen saham di klub The Magpies.

    Dana segar itu juga nantinya akan digunakan untuk pembangunan pusat latihan klub, akademi, dan perbaikan lainnya untuk mendongkrak pemasukan klub.Al-Rumayyan masih tercatat sebagai Direktur Utama perusahaan minyak terbesar di dunia, Aramco. Dia disebut-sebut sebagai orang kepercayaan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed Bin Salman.

    Masih dilansir dari Mirror, klub tersebut nantinya akan mendapat gelontoran dana segar sebesar 200 juta poundsterling (Rp3,8 triliun) untuk belanja pemain dan perbaikan klub.

    Investasi besar dari Arab Saudi itu diharapkan para fan mampu mendongkrak klub memiliki nama besar di Eropa. Newcastle sendiri saat ini hanya mendapatkan pemasukan sebesar 179 juta poundsterling (Rp3,4 miliar) musim lalu.

    Apabila pembelian klub berjalan mulus, maka berakhir pula 13 tahun kepemilikan Newcastle dari tangan Mike Ashley. Saat ini The Magpies mengalami kesulitan finansial untuk membayar gaji para pemain dan karyawannya di tengah pandemi virus corona (covid-19).

    Penghentian kompetisi Liga Inggris karena pandemi covid-19 membuat klub tidak mendapatkan pemasukan.

    Sumber : Cnnindonesia.com
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini