• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Ini Penyebab Awal Bentrok Berdarah di Bungo, Dua Dusun Sepakat Berdamai

    Dilihat 0 kali Kamis, 14 Mei 2020, 19.06 WIB Last Updated 2020-05-14T12:06:25Z
    Rapat penyelesa kasus bentrok berdarah di Bungo, di Kantor Bupati Bungo, Kamis pagi.
    BUNGO – Bentrokan berdarah di Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Kamis dini hari (14/5/2020) ternyata berawal dari kejadian pengeroyokan. Camat Tanah Sepenggal, Zukrianto mengatakan awal akar permasalahan adalah salah satu pemuda Pasar Lubuk Landai dikeroyok orang tidak dikenal di Dusun Candi.
    Sebenarnya, kata dia, kejadian pengeroyokan iti sudah diselesaikan secara damai. Tokoh adat dan kepala desa (Rio) melakukan damai dengan makan nasi putih bersama pada hari Rabu lalu.
    " Usai perdamaian muncullah akun palsu di dalam facebook yang memicu terjadinya bentrok berdarah tersebut. Ceritanya, Rabu (13/5/2020) akun FB atas nama Defrianto Darmawan Saputra, pelajar asal Dusun Candi  mengunggah status berisi hinaan terhadap pemuda Dusun Lubuk Landai, " katanya saat ditemui di sela sela pertemuan menyelesaikan bentrok berdarah tersebut di Kantor Bupati Bungo, Kamis siang. 
    Rozali, warga Dusun Candi yang ikut dalam pertemuan tersebut mengatakan, dalam kejadian Kamis dini hari,  dua kali penyerangan dilakukan Pemuda Dusun Lubuk Landai ke Dusun Candi. Serangan pertama sempat mereka halau dengan kondisi aman.
     " Yang namanya antisipasi, kami menjaga dusun kami agar tidak terjadi bentrok. Entah bagai mana serangan kedua, sekitar pukul 00.30 wib terjadi serangan yang tidak bisa dihindarkan. Sehingga terjadilah pembakaran," ucap Rozali.
    Akibat kejadian itu, satu unit rumah dan belasan motor terbakar. Mobil Camat Tanah Sepenggal pun ikut jadi sasaran amukan masa. Kaca pecah dan mengalami kerusakan di bagian body. 
    Asisten I Setda Bungo, Zulpandli mengatakan kedua dusun yang bertikai sepakat untuk berdamai. " Sudah aman. Kedua dusun sepakat berdamai. Karena, dilihat dari silsilah dari keturunan, kedua dusun tersebut masih sedarah,"kata Zulpandli.
    Rapat perdamaian tersebut dihadiri amggota DPRD Provinsi Jambi asal Bungo, H Hasim Ayub, OPD, Danramil, kepolisan dan undangan lainya.

    Sumber : Jambione.com
    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silahkan Berikan Komentar Terbaik

    Terkini