• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Menu Bawah

    Diduga Otak Pelaku Pembakaran Alat Berat, Ketua DPC SPI Tebo Ditahan Polisi

    Dilihat 0 kali Selasa, 09 Juni 2020, 21.25 WIB Last Updated 2020-06-09T16:23:05Z

    Berita Tebo,- Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Serikat Petani Indonesia (SPI) Kabupaten Tebo, Junawal (45) ditangkap polisi. Dia diduga otak pelaku pembakaran alat berat milik PT LAJ pada Senin (14/5/2019) lalu. 

    Penangkapan Junawal ini berdasarkan  Laporan Polisi Nomor : LP / B – 30 / V / 2019 / Jambi /Res Tebo/ SPKT, tgl 14 Mei 2019. Tersangka ditangkap Tim Sultan besukan Polres Tebo saat berada di rumah orang tuanya, di Desa Rantau Api, Kecamatan Tengah Ilir, Kabipaten Tebo, pada Selasa (26/05) lalu.

    Saat ditangkap, Junawal hanya pasra. Dia langsung dibawa oleh Tim Sultan ke Mako Polres Tebo guna penyelidikan lebih lanjut. 

    Penangkapan tersebut dibenarkan oleh Kapolres Tebo, AKBP Abdul Hafizd,S.I.K melalui kasat Reskrim AKP M Riedho Syawaludin Taufan," Ya, kita telah mengamankan tersangka otak pelaku pembakaran alat milik PT LAJ. Tersangka bernama Junawal Ketua DPC SPI Tebo. Dia kita tangkap saat berada di rumah orang tuanya di Desa Rantau Api," kata Riedho, (09/06/2020).

    Saat ditangkap, Junawal hanya pasra. Dia langsung dibawa oleh Tim Sultan ke Mako Polres Tebo guna penyelidikan lebih lanjut. 
    Disinggung isu terkait penangkapan tersangka merupakan kriminalisasi langsung ditepis Riedho. Dia menegaskan, dari hasil penyelidikan penyidik Polres Tebo, tersangka Junawal memang ikut serta dalam pembakaran alat berat milik PT. LAJ tersebut. 
    Dijelaskan Riedho, dari hasil penyelidikan Junawal merupakan orang yang mengumpulkan massa. Tersangka juga membeli bensin yang dibungkus dengan kantong plastik saat pembakaran alat berat.

    "Saat dilakukan pemeriksaan, tersangka didampingi langsung oleh Advokat Akurdianto. SH dan Pather. Saat diperiksa, tersangka mengaku telah mengumpulkan massa serta membeli bensin yang dibungkus kantong. Jadi tidak ada kriminalisasi pada penangkapan tersangka," bilang Riedho.

    Diketahui, Senin (14/05/2019) lalu, lima unit alat berat milik PT LAJ melintas di RT.08 Desa Napal Putih menuju RT.07 desa tersebut. Rencananya, pihak perusahaan perkebunan ini akan melaksanakan pekerjaan leand clearing. Melihat ini, massa berupaya menghentikan alat berat tersebut dan membakarnya. Massa juga sempat menahan beberapa pegawai PT LAJ. (Portaltebo.id)

    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silahkan Berikan Komentar Terbaik

    Terkini