• Jelajahi

    Copyright © Portal Jambi | Berita Jambi | Pilgub Jambi | Jambi | Corona Jambi | Kerinci | Berita Tebo | Bungo
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Menu Bawah

    INI DIA....Rincian Program Pembangunan Cagub-Cawagub Haris-Sani, Untuk Kota Sungai Penuh

    Dilihat 0 kali Minggu, 22 November 2020, 19.15 WIB Last Updated 2020-11-24T05:12:28Z

    Jambi - Cagub Jambi dan Cawagub Jambi, Al Haris dan Abdullah Sani, sudah punya program matang daerah-daerah se-Provinsi Jambi.


    Di Sungai Penuh, ada 46 program yang disiapkan Haris-Sani demi kemajuan warga daerah ini. Yakni : 
    - Jaring Pengaman Sosial berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) Covid-19 untuk keluarga miskin dan keluarga yang terdampak 
    - Bantuan modal usaha untuk pedagang kecil atau usaha rumah tangga guna menggerakkan sektor  nonformal akibat covid-19
    - Optimalisasi peran Puskesman dalam membantu penanggulangan Covid-19
    - Program DUMISAKE, yaitu program dua milyar satu  kecamatan, berupa program Jambi Cerdas dan Pintar, Jambi Sehat, Jambi Tangguh, Jambi Agamis, dan Jambi Responsif. 
    - Membangun Digitalisasi pemasaran produk-produk UMKM dan Fasilitasi Akses Perbankan 
    - Penguatan kelembagaan koperasi dan  pusat pemasaran produk-produk UMKM Provinsi Jambi
    - Mensinergikan usaha BUMD dengan UMKM dalam hal produksi dan pemasaran.
    - Revitalisasi dan fasilitasi objek  wisata  unggulan di kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi.
    - Fasilitasi percepatan pengembangan Bandar Udara Muaro Bungo dan Depati Parbo; 
    - Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di perdesaan.
    - Pengembangan SMK di setiap kabupaten/kota berbasis kompetensi dan keunggulan lokal.
    - Penambahan RKB SMA/SMK di Kabupaten/Kota
    - Revitalisasi Peran BLK
    - Peningkatan life skill santri/santriwati;
    - Peningkatan festival dan lomba budaya daerah;
    - Peningkatan peran lembaga adat daerah dalam melestarikan adat budaya daerah
    - Pengembangan kurikulum muatan lokal Sejarah Jambi dan hukum adat 
    - Memfasilitasi pengembangan intelektualitas pemuda dan potensi-potensi kepemudaan lainnya.
    - Mendorong dan memfasilitasi kegiatan olah raga tertentu menjadi industri olah raga.
    - Menyediakan   beasiswa   bagi atlet yang berprestasi.
    - Peningkatan peran swasta dalam pembangunan olah raga.
    - Restorasi lahan-lahan yang terancam (GEBERMEWAH).
    - Peningkatan perlindungan pengelolaan kawasan konservasi, dan kawasan  resapan  air  Wilayah  Barat 
    - Pengelolaan  pemanfaatan  lahan  dengan  teknologi  ramah lingkungan.
    - Pengelolaan dan rehabilitasi, mangrove, estuaria dan teluk. 
    - Pengembangan kelembagaan rehabilitasi hutan dan lahan.
    - Penghematan energi, dengan arah penggunaan energi alternatif 
    - Pengembangan Ruang Terbuka Hijau.
    - Pengendalian pencemaran dan perusakan lingkungan hidup.
    - Pengembangan Ruang Terbuka Hijau dan  Taman Rekreasi.
    - Pengembangan Kawasan Kampung Pangan Terpadu di setiap Kabupaten/Kota.
    - Revitalisasi peran PPL dan Pengangkatan Baru melalui Pola Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).
    - Peningkatan   produksi   pertanian   melalui   pemberdayaan   dan peningkatan kualitas 
    - Mendorong pengembangan komoditas unggulan daerah.
    - SDM pertanian dan peningkatan penguasaan pemanfaatan teknologi tepat guna melalui techno park.
    - Pemberian  bantuan  dasar  pangan,  sandang,  papan  dan  fasilitas bantuan tanggap darurat dan stimulan bahan bangunan rumah bagi korban bencana alam, bencana sosial dan PMKS lainnya.
    - Pemberian   bantuan dan jaminan kesehatan bagi fakir miskin, komunitas  adat  terpencil  atau  suku  anak  dalam  (SAD)  dan masyarakat   penyandang   masalah   kesejahteraan   sosial   (PMKS) lainnya.
    - Memantapkan dukungan Program Indonesia Bebas Pasung 
    - Pembentukan kelompok-kelompok sadar hukum dan gerakan keteladanan aparatur.
    - Peningkatan   kualitas   hidup   perempuan   melalui   aksi   afirmasi, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, hukum, ketenagakerjaan, sosial, politik, lingkungan hidup, dan ekonomi.
    - Peningkatan usaha ekonomi produktif bagi perempuan rawan sosial ekonomi.
    - Peningkatan upaya perlindungan perempuan dari berbagai tindak kekerasan, eksploitasi dan diskriminasi, termasuk upaya pencegahan dan penanggulangannya.
    - Pembangunan pusat pelayanan terpadu, perlindungan perempuan dan   anak   korban kekerasan, termasuk perempuan korban kekerasan dalam rumah tangga.
    - Gerakan masyarakat dan media anti pornografi dan pornoaksi.
    - Peningkatan kapasitas dan jaringan kelembagaan pemberdayaan perempuan dan anak.

    Musri Nauli, Direktur Media dan Publikasi Haris-Sani, membenarkan bahwa di Kota Sungai Penuh, Al Haris dan Abdullah Sani sudah menyiapkan program pembangunan komplit. 
    “Biar Kota Sungai Penuh lebih mantap lagi,” tambah Musri Nauli SH.(***/red)



    Komentar

    Tampilkan

    Tidak ada komentar:

    Posting Komentar

    Silahkan Berikan Komentar Terbaik

    Terkini